NBL: Aspac Juara Musim Reguler, Gelar Pertama Era NBL

By
Updated: April 24, 2013

Dell Aspac 2013

Dell Aspac Jakarta merengkuh gelar pertamanya di era NBL Indonesia. Aspac memastikan diri menjadi juara musim reguler Speedy NBL Indonesia 2012-2013 via kemenangan atas Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga 77-50 pada lanjutan seri VI di DBL Arena Surabaya kemarin (23/4).

Kemenangan itu membuat Aspac mengoleksi nilai 59. Mereka meraih 29 kemenangan dari 30 game. Aspac masih menyisakan tiga pertandingan di seri VI. Kalaupun terus kalah, nilai Aspac akan menjadi 62 karena kalah mendapat satu poin.

Nilai tersebut sudah tidak mungkin dikejar oleh pesaing terdekatnya, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta (PJ). Sekarang PJ mengoleksi 58 angka dalam 31 laga.

Kalau PJ bisa memenangi dua pertandingan sisa dan Aspac terus kalah, nilai mereka sama, yakni 62. Namun, Aspac tetap berhak menjadi juara karena unggul head-to-head 3-0 atas PJ.

Pada musim ini, tim asuhan Rastafari Horongbala itu memang tampil sangat luar biasa. Mario Gerungan dkk menyapu bersih kemenangan empat di antara lima seri awal. Catatan tersebut jauh lebih meyakinkan daripada musim lalu saat mereka menjadi runner-up championship series setelah dikalahkan Satria Muda Britama Jakarta di final.

Aspac menjadi tim pertama yang berhasil mengalahkan semua tim di NBL. Satu-satunya kekalahan Aspac terjadi pada seri II Jakarta saat menghadapi Satria Muda.

Apakah rentetan prestasi hebat tersebut membuat pasukan Aspac puas? Rastafari menggeleng. Dia ingat pengalamannya pada musim pertama NBL Indonesia saat membesut PJ. Saat itu PJ yang menjadi juara musim reguler akhirnya harus puas menempati posisi ketiga.

”Kita nggak cepet puas dengan hasil ini. Jalan masih sangat panjang,” ucap Coach Fari kemarin. ”Semoga saja target juara nggak lepas lagi musim ini,” imbuhnya.

Coach Fari menuturkan, pada laga perdana championship series, Aspac mungkin akan berhadapan dengan Bimasakti. Di atas kertas, Aspac mudah melewati Bimasakti. Namun, Coach Fari juga mewanti-wanti pemainnya agar waspada karena Bimasakti memiliki potensi untuk mengejutkan.

Pada pertandingan berikutnya, Aspac bisa berhadapan dengan peringkat keempat dan kelima klasemen akhir. Posisi itu bisa berisi Satria Muda Britama Jakarta, CLS Knights Surabaya, dan Garuda Kukar Bandung.

Pada sisa tiga game di seri Surabaya, Aspac akan berhadapan dengan Fari akan melakukan rolling.

Saat melawan Satya Wacana kemarin, rookie Andakara Prastawa Dhayksa menjadi pemain terbaik dengan mengemas 30 poin. Fandi Andika Ramadhami dan Pringgo Regowo menambah 11 dan 10 poin. Dengan tambahan itu, Pringgo membutuhkan lima poin lagi untuk menjadi pemain kesembilan yang masuk klub 1.000 poin NBL Indonesia. (nur/c4/ang) 

Catatan Dahsyat Aspac 

1. Tercepat Memastikan Juara 
Aspac memastikan menjadi juara reguler saat seri terakhir masih menyisakan tiga pertandingan. Itu tercepat dalam tiga musim NBL Indonesia.

2. Hanya Kalah Sekali 
Aspac mencatat hasil yang sangat luar biasa dengan hanya kalah sekali dalam 30 game di NBL Indonesia. Itu rekor kekalahan paling sedikit di NBL.

3. Mengalahkan Semua Tim 
Bersama Satria Muda Britama Jakarta, Aspac adalah tim yang berhasil mengalahkan semua tim di NBL Indonesia.

4. Sapu Bersih Empat Seri 
Dalam lima seri pertama, Aspac berhasil sapu bersih empat seri. Catatan itu terbaik dalam sejarah NBL Indonesia. Hanya seri II Jakarta yang lepas.

5. Unggul Head to Head 
Dari semua tim di NBL Indonesia, Aspac adalah satu-satunya tim yang unggul secara head to head.

www.nblindonesia.com

 

Powered by WP Robot